SUKABUMI - Belum kunjung harga daging sapi turun, Kamis 16 Juni 2016 kini giliran daging ayam merangak naik. Bahkan kenaikan harga daging ayam di pedagang pasar tradisional di Kota dan Kabupaten Sukabumi, sangat signifikan.
Kenaikah harga daging ayam membuat panik para pemilik warung makan. Mereka mengaku tidak bisa menjual harga lauk pauk masakan daging ayam kepada pembeli.
“Sepertinya, harga daging ayam latah mengikuti kenaikan harga daging sapi. Hanya kurang dari dua hari harga daging ayam meroket,” kata warga pemilik warung nasi di kawasan Cibadak, Nurul.
Nurul mengatakan kenaikan mulai dirasakan hanya dalam dua hari terakhir. Harga daging ayam kini telah menembus kisaran Rp 40.000,00/kg. Padahal sebelumnya harga daging tersebut hanya kisaran Rp 35.000,00 hingga Rp 36.000,00/kg. “Hanya hitungan dua hari, harga daging aya tembus kisaran Rp 40.000,00/kg,” katanya dilansir PR Online.
Nurul membenarkan kenaikan harga daging sempat membuat pembeli panik. Terutama para pemilik rumah makan dan retoran. Mereka tidak mengira harga daging ayam mengikuti kenaikan harga daging sapi yang kini telah menembus kisaran Rp 120.000 hingga Rp 130.000. “Kami sempat tidak menjual gading ayam goreng dan jenis makanan berbahan daging ayam. Kendati banyak pengunjung yang menanyakan,” tuturnya.
Sementara itu, para pedagang daging ayam mengklaim kenaikah harga daging ayam karena ulah para distributor daging ayam. Bahkan pasokan daging ayam sempat menghilang d isejumlah pedagang. Dan kalaupun ada relatif sangat terbatas.
(Amril Amarullah (Okezone))