JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyebutkan, dari 22 juta pelanggan 900 va yang selama ini mendapatkan subsidi listrik, hanya sekitar 4,1 juta yang berhak mendapatkan.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir usai acara PLN Peduli Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Dhuafa, di JCC, Jakarta, semalam.
Dia menyebutkan, setidaknya sekitar 18 juta pelanggan yang selama ini masuk sebagai pelanggan 900 va tidak layak mendapatkan subsidi listrik dari pemerintah.
"Dari total pelanggan 900 va itu 4,1 juta yang layak dikasih subsidi, kan tadinya ada 22 juta yang layak keluar dari 900 va itu yang layak di subsidi itu hanya 4,1 juta, jadi ada 18 juta yang tidak layak diberikan subsidi.
Sofyan mengatakan, hasil perhitungan PLN mengenai daftar pelanggan 900 va yang berhak mendapatkan subsidi telah dilaporkan kepada Kementerian ESDM selaku regulator yang membawahi perusahaan pelat merah tersebut.