Megaproyek Hitler Membangun Ulang Berlin

Fhirlian Rizqi Utama, Jurnalis
Kamis 23 Juni 2016 06:38 WIB
Foto: Amusing Planet
Share :

BERLIN - Di sebuah sudut Dudenstrasse and General-Pape-Strasse di Berlin, di antara Jalan S-Bahn dan komplek perumahan, berdiri sebuah blok silinder yang besar terbuat dari beton.

 

Di dalam struktur tersebut terdapat beberapa ruangan yang tampak tua serta beberapa perlengkapan berkarat yang tergeletak. Dibangun antara 1921 atau 1942 ketika masa pemerintahan Nazi. Meski bukan sebuah landmark yang menarik, tapi bangunan itu merupakan salah satu bagian dari rencana Hitler membuat bangunan megah untuk Berlin.

 

Seperti dilansir dari Amusing Planet, Kamis (23/6/2016), setelah menang pada perang dunia kedua, Fuhrer merencanakan untuk mendesain ulang Berlin sebagai German World Capital, sebuah megalomania metropolis dengan struktur raksasa.

 

Hitler menunjuk arsitek Albert Speer untuk menyusun kembali rencana fantastis dalam membangun Kota Berlin. Dalam rancangan tersebut Berlin akan direorganisasi sepanjang 5 kilometer oleh sebuah boulevard megah yang dinamai 'the Boulevard of Splendour'. Dari utara hingga selatan, boulevard telah menjadi arena parade yang di mana lalu lintas di alihkan melalui jalur bawah tanah.

 

Selain itu juga terdapat suatu forum terbuka yang besar dikenal sebagai Grosser Platz dengan luas 350.000 meter persegi. Tempat ini dikelilingi oleh gedung-gedung megah termasuk Fuhrer Palace dan Reichstag Building. Namun yang paling besar adalah sebuah bangunan berkubah besar yang disebut Volkshalle atau hal rakyat yang dirancang oleh Hitler sendiri.

 

Volkshalle memiliki ketinggian 200 meter dengan diameter 250 meter atau enam kali lebih besar dari kubah Basilika Santo Petrus. Jika itu berhasil dibangun maka Volkshalle menjadi bangunan tertutup terbesar di dunia.

 

Namun pembangunan mega proyek dari Hitler itu harus kandas dan menemui beragam masalah salah satunya adalah dari kekuatan tanah di Berlin yang tidak mampu menahan berat dari struktur tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya