Bikini Bikin Heboh, Ini Pelajaran bagi Produsen Snack

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Jum'at 05 Agustus 2016 05:11 WIB
Ilustrasi: (Foto: Reuters)
Share :


JAKARTA - Masyarakat diresahkan dengan peredaran makanan ringan dengan brand 'Bikini Snack' yang diperjualbelikan melalui media sosial. Pasalnya dengan kemasan bergambar wanita dibalut bikini, makanan ringan ini dituding mengandung makna pornografi.

Bukan cuma masyarakat, beberapa lembaga pun menaruh perhatian dengan beredarnya makanan ini. Lembaga Perlindungan Anak (LPA), BPOM, hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) menentang adanya Bikini snack.

Lantas apa yang yang sebaiknya dilakukan produsen Bikini Snack?

"Dia harus menghentikan hal yang bersifat melanggar norma-norma sosial ini," kata Pakar Bisnis Rhenald Kasali kepada Okezone, Jumat (5/8/2016).

Dia menilai, mengganti kemasan Bikini Snack dengan gambar mi biasa bisa sedikit meredam masalah yang ada. Namun dia mengimbau produsen untuk berhati-hati dalam membuat slogan maupun kemasan.

"Memang langkah pertama si pembuatnya harus berhati-hati, karena sangat sensitif. Begitu laku ini akan kena persoalan besar mereka bisa diperiksa, bisa dihujat bisa dilarang, dan sebagainya," tukas dia.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya