"Jumlah tersebut belum termasuk yang tergolong sangat miskin (fuqara) dan hampir miskin yang jumlahnya sangat besar," imbuhnya.
Bukan hanya itu, indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan juga terus meningkat sejak 2012. Belum lagi tingjay ketimpangan yang tergambar dalam rasio gini yang masih tinggi. Indeks angka gini di kuartal kedua tahun ini sebesar 0,42 dan pertumbuhan ekonomi masih di level 5,18 persen.
"Karenanya, umat Islam sebagai bagian terbesar dari bangsa ini memiliki tanggung jawab yang besar pula untuk memperbaiki ini," pungkasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)