LANGKAT - Warga binaan di rumah tahanan (rutan) Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara memiliki cara kreatif memanfaatkan limbah kaca. Mereka membuat aneka hiasan dinding dengan bahan baku tersebut.
Anda mungkin pernah melihat limbah pecahan dari kaca atau cermin yang sudah pecah yang kemudian bagi sebagian orang kaca langsung membuangnya ke tong sampah agar tidak melukai tubuh.
Namun, bagi warga binaan yang berada di dalam rutan Tanjung Pura Kabupaten Langkat ini, limbah kaca atau cermin dapat dijadikan hiasan unik nan cantik bernilai tinggi. Limbah kaca atau cermin pecah ini dipotong potong sedemikian rupa lalu dibentuk menjadi hiasan dinding atau hiasan di guci atau keramik.
Adapun bahan utama sebagai dasar hiasan adalah triplek kayu, guci, keramik atau gerabah hingga plafon rumah. Barulah digambar sesuai keinginan dan mulai ditempeli dengan pecahan-pecahan kaca warna-warni yang telah dipotong sesuai ukuran gambar.