LIMA - Kampus Universidad de Ingeniería y Tecnología (UTEC), di Lima, Peru dinobatkan menjadi pemenang Royal Institute of British Architects (RIBA) International Prize 2016.
Seperti dikutip dari Business Insider, Minggu (27/11/2016), gedung tersebut dinilai memiliki struktur dan konsep arsitektur sipil yang luar biasa. Bahkan ini disebut sebagai Machu Picchu modern.
UTEC dirancang oleh firma arsitektur asal Irlandia, Grafton Architects yang berkolaborasi dengan partner lokal Shell Arquitectos.
Dalam ajang penghargaan tersebut, penilaian dilakukan oleh tim juri yang dipimpin oleh Lord Richards Rogers, seorang arsitek kenamaan yang telah merancang Lloyd di London dan Heathrow Terminal
Grafton Architects yang jajaran direksinya ialah Yvonne Farrell dan Shelley McNamara sebelumnya juga telah sering memenangkan World Building of the Year Award tahun 2008 atas rancangannya Bocconi University di Milan.
Konsep ini terinspirasi oleh lanskap terjal Machu Picchu yang merupakan sebuah lokasi reruntuhan inca pra-Colombus yang terletak di wilayah pegunungan di lembah Urubamba, Peru.
Bangunan lantai atasnya memiliki sebuah perpustakaan yang menawarkan pemandangan kota dan laut yang indah. Struktur terasnya didesain seperti cascading garden dengan ruang hijau pada setiap tingkatnya.
Kampus inipun disebut sebagai kampus vertikal yang memiilki banyak ruang bagi mahasiswa untuk bertemu dan berinteraksi. "Ruang terbuka mendorong munculnya ide-ide mereka, struktur yang ada akan membuat mereka merasa aman, garis elegan akan mengingatkan akan semua keindahan dari beton," kata pejabat UTEC.