Selain itu, lanjut Enggartiasto, dengan hadirnya tiga negara besar seperti Indonesia, China, dan India diyakini pertumbuhan ekonomi regional maupun global akan tumbuh mengesankan. Dengan total PDB ekonomi RCEP pada 2025 diproyeksikan mencapai USD100 triliun. "Ini hampir dua kali lipat outlook proyeksi ekonomi TPP," ucapnya.
Melalui potensi tersebut, jelas Enggartiasto, mata dan telinga publik tengah tertuju pada proses negosiasi RCEP. Semua menanti apakah kesepakatan RCEP bermakna komersial dan saling menguntungkan dalam waktu dekat?
RCEP beranggotakan 16 negara. Rinciannya, 10 negara ASEAN (Filipina, Thailand, Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, Myanmar, Laos, Kamboja, dan Vietnam) serta 6 negara mitra dagang ASEAN (China, Australia, Jepang, India, Korea Selatan, dan Selandia Baru). (dng)
(Rani Hardjanti)