4. ‘Cat’ merah bata dipakai sebagai warna dominan bata ekspos, sedangkan ‘cat’ warna kecokelatan menjadi aksennya. Laburkan cat hanya di permukaan batu bata, sehingga tidak menutup bagian nat yang sudah ditutupi semen dan water proofing abu-abu.
5. Untuk mendapatkan bata ekspos berwarna putih, campur semen dengan cat putih dan water proofing berwarna putih. Campuran ini kemudian dilaburkan ke seluruh permukaan bata, termasuk ke bagian nat dinding.
(dhe)
(Rizkie Fauzian)