HOT SHOT: Safra Catz, Bos Oracle yang Jadi CEO Wanita Terkaya Amerika

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis
Sabtu 24 Desember 2016 18:33 WIB
Ilustrasi : Reuters
Share :

JAKARTA - Perkembangan teknologi, khususnya internet memang tidak terlepas dari kemampuan database server dan perangkat lunak yang disediakan. Pasalnya, jika tidak ditunjang dengan baik, maka kebutuhan akan internet tidak akan secepat saat ini.

Tidak heran banyak miliarder berasal dari bidang IT, sebut saja Mark Zuckerberg dan Bill Gates, yang memliki perusahaan raksasa Facebook dan Microsoft. Ada juga Oracle, perusahaan data base terbesar dan pembuat software kedua terbesar yang dibangun oleh Larry Ellison.

Selama berpuluh-puluh tahun Oracle telah mensupport perkembangan tekonologi dengan software dan date base buatan mereka. Bahkan, badan intelijen Amerika Serikat(AS) CIA, ikut menggunakan jasa Oracle.

Sayangnya, setelah pendiri sekaligus CEO Oracle Larry Ellison mengundurkan diri, banyak dari investor pun mempertanyakan bagaimana kelanjutan perusahaan tersebut setelah tidak dipegang pendirinya.

Pasalnya, banyak perusahaan teknologi yang kesuksesannya pudar setelah ditinggalkan pendirinya. Sebut saja Apple, yang pamornya semakin berkurang kala ditinggalkan Steve Jobs.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya