Oleh karena itu, akan menjadi tugas berat bagi Safra A Catz untuk membuktikan bahwa dirinya mampu membuat Oracle tetap berada di jalurnya. CEO Oracle ini digaji tunai USD971 ribu dan saham sebesar USD40 juta. Total pendapatannya per tahun mencapai USD41 juta atau Rp550,6 miliar (kurs Rp13.430 per USD). Artinya, per bulan dia menghasilkan Rp45,8 miliar.
Padahal, dirinya sendiri bukan orang yang bergelut dari dunia IT dari awal. Sebelum bergabung dengan Oracle, dia bekerja di Donaldson Lufkin & Jenrette, sebuah bank investasi global yang telah bergabung dengan Credit Suisse First Boston.
Di Donaldson, Lufkin & Jenrette, Catz menjabat sebagai Managing Director dari Februari 1997 sampai Maret 1999 dan Senior Vice President dari Januari 1994 hingga Februari 1997 dan sebelumnya menjabat berbagai posisi investment banking sejak 1986.
Dia masuk ke Oracle sebagai Senior Vice President dari April 1999 sampai Oktober 1999. Dia pun dianggkat menjadi Executive Vice President Oracle Corp dari November 1999 dan bertanggung jawab atas ekspansi bisnis global dan pengembangan perusahaan.
Beberapa tahun kemudian, Catz diangkat menjadi Direktur Oracle Corporation pada Oktober 2001. Catz kemudian dipindahkan untuk menangani PeopleSoft Inc sebagai Direktur sejak 30 Desember 2004 dan ditunjuk menjadi Presiden Oracle Corporation dari Januari 2004 sampai Juni 2005.