Buyback Saham, Ramayana Lestari Kuras Dana Rp339,91 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Kamis 05 Januari 2017 14:36 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

Setiadi Surya, Sekretaris Perusahaan Ramayana Lestarimengakui, memang terjadi pertumbuhan penjualan di gerai supermarket tersebut, tapi tidak terlalu kencang. "Masih belum spektakuler, tapi ada tendensi pertumbuhan,"ujarnya.

Namun dirinyabelum bersedia merinci hasil pertumbuhan kinerja Spar supermarket. Tapi disebutkannya, kisaran pertumbuhan gerai ritel ini belum mencapai dobel digit alias masih dibawah 10%.Soalnya, dengan perubahan gerai menjadi Spar, manajemen Ramayana optimistis, bisa menjaring lebih banyak pengunjung. Salah satunya, lantaran tampilan dan tatanan gerai Spar supermarket berbeda dengan gerai supermarket dengan bendera Ramayana atau Robinson.

Target ini tidak terlepas dari margin kotor gerai ritel supermarket yang sudah mengalami perbaikan signifikan. Bila pada semester I-2015 margin kotor lini bisnis supermarket Ramayana tercatat 6,6%, maka di separuh pertama tahun 2016 sudah meningkat menjadi 7,7%. Dengan hasil ini, Ramayana Lestari Sentosa menambah hingga 10 gerai Spar Supermarket sepanjang tahun 2016. Per Juli 2016, jumlah gerai Spar supermarket yang sudah beroperasi ada sebanyak 17 gerai.

Ramayana dan peritel asal Belanda, Spar Internasional menjalin kerjasama untuk mengoperasikan Spar Supermarket yang diteken 2014. Kedua perusahaan ini bersepaka mengembangkan sekitar 30 gerai Spar Supermarket dalam tiga tahun ke depan. Caranya bukan dengan pembukaan gerai baru tapi dengan mengubah gerai-gerai milik Ramayana yang sudah ada. Bisa gerai Ramayana atau Robinson. Secara total, peritel ini tercatat sudah mempunyai 115 toko ritel, baik itu berbendera Ramayan, Robinson atau Spar.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya