JAKARTA - PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit senilai USD130 juta dan Rp600 miliar pada 16 Januari 2017. Dengan menggunakan kurs Bank Indonesia per 18 Januari 2017, pergerakan rupiah berada di level Rp13.328 per dolar AS.
Direktur PLIN Lucy Suyanto dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menuturkan, CIMB Bank Berhard cabang Singapura dan PT Bank CIMB Niaga Tbk sebagai pengatur utama yang dimandatkan dan bookrunners. Sementara Qatar National Bank cabang Singapura, Woori Bank Singapura Branch dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai pengatur utama yang dimandatkan.
”Lembaga-lembaga keuangan tersebut berperan sebagai kreditur awal dan Bank CIMB Niaga sebagai agen fasilitas dan agen jaminan," kata Lucy.
Per September 2016, Plaza Indonesia telah mencatat pertumbuhan laba yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sekitar 150,44% atau menjadi Rp327,02 iliar dari Rp130,57 miliar dalam kurun waktu serupa tahun lalu.
Raihan ini didukung oleh meningkatnya pendapatan menjadi Rp1,22 triliun sampai dengan akhir September 2016 dari Rp1,20 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Sementara total aset tercatat sebesar Rp4,08 triliun.
(Dani Jumadil Akhir)