Pembangunannya dilaksanakan selama tahun anggaran 2016 oleh Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR dengan nilai Rp11,9 miliar dan diselesaikan dalam waktu 150 hari. "Saat ini sudah banyak dimanfaatkan warga untuk olahraga pagi dan berekreasi di sore hari," katanya.
Adapun pekerjaan yang dilaksanakan adalah 6 segmen jogging track sepanjang 6,7 km, penanaman softscape, sitting grup area, rumah pompa air, tempat sampah terpilah, pedestrian, pemasangan lampu panel surya, arena bermain anak, arena skateboard dan sculpture di area tempuran.
Untuk mengangkat unsur lokal yaitu seni tradisional ‘dhodhog’ dibuat landmark kawasan dengan bentuk dhodhog di area tempuran. Diharapkan RTH Kali Ngrowo ini menjadi kebanggaan masyarakat Tulungagung serta sebagai percontohan penataan kawasan di sempadan sungai.
(Raisa Adila)