TIMIKA - Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw mengingatkan manajemen PT Freeport Indonesia dan sejumlah kontraktornya agar tidak bertindak semena-mena melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya.
"Kalau memang ada penghematan dan lain-lain yang dilakukan perusahaan, itu tugas dan tanggung jawab perusahaan. Saya pikir, perusahaan juga tidak boleh semena-mena. Koordinasi secara baik ke pemerintah. Kalau sepihak, nanti terjemahannya macam-macam," kata Paulus Waterpauw di Timika, Jumat.
Kapolda juga meminta dukungan serta bantuan para tokoh masyarakat dan kepala-kepala suku di Mimika agar turut menjaga situasi keamanan di sekitar area pertambangan PT Freeport Indonesia.
"Suarakan ke masyarakat bahwa masalah ini sedang dalam proses. Jangan membuat gerakan-gerakan lain yang justru membuat masalah ini makin lama diselesaikan," ujarnya.
Paulus mengakui saat ini pengamanan di area pertambangan PT Freeport di Kabupaten Mimika mulai dari Mil 74 Distrik Tembagapura hingga Pelabuhan Portsite Amamapare ditingkatkan.