Tren Mobile Banking Turunkan Kejahatan ATM

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Senin 27 Maret 2017 13:36 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

Peningkatan serangan phishing dan rekayasa sosial terhadap nasabah membuat perbankan menilai kembali upaya keamanan mereka di area ini.

61% responden melihat bahwa dengan meningkatkan keamanan dari aplikasi dan situs web yang digunakan oleh nasabah mereka sebagai salah satu prioritas keamanan utama, diikuti oleh pelaksanaan otentikasi yang lebih kompleks dan verifikasi rincian log-in (prioritas utama bagi 52% responden).

Meskipun nasabah rentan terhadap trik phishing dan alat-alat yang menargetkan mereka, perbankan masih lebih mengkhawatirkan tentang 'musuh lama' yang lain yaitu serangan yang ditargetkan. Perbankan memiliki alasan kuat untuk merasa khawatir metode serangan yang ditargetkan menjadi semakin umum digunakan.

Pengalaman menghadapi insiden-insiden keamanan ini menunjukkan kepada kita semua bahwa investasi keamanan di industri keuangan dalam banyak kasus sangat layak perbankan melaporkan insiden keamanan secara signifikan lebih sedikit dibandingkan perusahaan dengan ukuran yang sama di industri lain dengan pengecualian untuk serangan yang ditargetkan dan malware.

Pendeteksian aktivitas tidak normal, dan berpotensi berbahaya, mengkombinasikan penggunaan peralatan resmi dengan filess malware, membutuhkan kombinasi solusi anti-target yang canggih serta intelijen keamanan yang luas. Namun, masih saja ada 59% perbankan belum merangkul pihak ketiga yang ahli dalam bidang ancaman siber.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya