4 Pandangan Salah Kaprah tentang Asuransi

HaloMoney.co.id, Jurnalis
Sabtu 22 April 2017 06:03 WIB
Ilustrasi: (Foto: Reuters)
Share :

2.    Asuransi dan penghasilan

Banyak yang salah kaprah dalam tujuan membeli asuransi. Pada saat memiliki penghasilan, banyak orang yang langsung membeli asuransi. Padahal langkah ini belum tentu benar. Membeli asuransi diperlukan jika Anda telah memiliki tanggungan seperti anak atau istri. Saat itulah sebagai pencari nafkah Anda mengalihkan risiko kematian atau kesehatan diri dan keluarga kepada perusahaan asuransi. Jika belum memiliki tanggungan, belum ada kondisi mendesak bagi Anda untuk memiliki asuransi.

Baca juga: Mengenal Asuransi Jiwa dan Mengapa Penting untuk Dimiliki

3.    Asuransi jiwa tak wajib

Demikian juga dengan asuransi jiwa. Selama ini asuransi jiwa sering disepelekan sehingga tak banyak yang membeli asuransi jenis ini. Padahal jika Anda sudah bekerja dan memiliki tanggungan yang akan terpengaruh kesejahteraan hidupnya bila Anda meninggal dunia, maka memiliki proteksi jiwa adalah wajib hukumnya bagi Anda. Asuransi jiwa tersebut akan berfungsi menggantikan kontribusi finansial Anda kepada para ahli waris yang selama ini menjadi tanggungan Anda.

Sebaliknya, bila Anda sudah bekerja tetapi tidak menanggung siapa pun, belum perlu bagi Anda membeli asuransi jiwa. Jadi, perlukah anak muda membeli produk asuransi? Untuk asuransi kesehatan, Anda bisa menjadi peserta BPJS Kesehatan, untuk mengcover risiko-risiko terkait kesehatan. Bagaimana dengan asuransi jiwa? Bila Anda saat ini sudah menanggung hidup orang lain, seperti orang tua, adik, atau saudara, maka lebih baik memiliki asuransi jiwa.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya