Ekonomi AS-Inggris Melemah, IHSG Diyakini Tetap Kokoh di 5.720-5.740

Ulfa Arieza, Jurnalis
Selasa 02 Mei 2017 06:30 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan Inggris yang tidak sesuai harapan, akan berimbas pada kepercayaan investor. Akibatnya, investor pun cenderung melarikan dana mereka dari aset berisiko seperti saham.

Meski begitu, Analis NH Korindo Securities Bima Setiaji menilai, kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini dalam kondisi yang baik. Pasalnya, data ekonomi serta inflasi Indonesia yang berada dalam kondisi prima.

Oleh karena itu, Bima menilai IHSG berpotensi melakukan penguatan. “Pekan ini, IHSG masih menjanjikan peluang penguatan ke level 5.720-5.740,” katanya kala dihubungi Okezone.

Sepanjang pekan kemarin, laju IHSG tercatat meningkat 0,36% dibandingkan posisi di akhir pekan sebelumnya di level 5.664,48. Peningkatan tersebut turut mengerek naik nilai kapitalisasi pasar BEI 0,39% dari Rp6.164,98 triliun pada pekan sebelumnya.

Bahkan, IHSG kembali mencatatkan rekor penutupan all time high pada perdagangan hari Rabu, 26 April 2017. IHSG ditutup menguat 45 poin atau 0,8% ke level 5.726. Kendati demikian, rata-rata nilai transaksi harian Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan sebesar 3,31% menjadi Rp9,05 triliun dari Rp9,36 triliun pada pekan sebelumnya.

Penurunan ini, tidak lepas dari hari libur nasional yang terjadi dalam sepekan. Rata-rata volume transaksi harian mengalami penurunan sebesar 25,34% menjadi 10,19 miliar unit saham dari 13,65 miliar unit saham pada pekan lalu.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
DIY
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya