JAKARTA - Harmonisasi bea cukai dan kerjasama pelabuhan antara negara-negara Indian Ocean Rim Association (IORA) diharapkan dapat meningkatkan ekspor Indonesia ke negara-negara Lingkar Samudera Hindia tersebut.
"Kerjasama pelabuhan dan harmonisasi bea cukai antara negara-negara IORA tujuan utamanya untuk akses pasar bagi produk Indonesia. Sehingga akan meningkatkan ekspor produk Indonesia ke negara-negara Lingkar Samudera Hindia itu," ujar Deputi Bidang Kedaulatan Maritim Kemenko Kemaritiman Arif Havas Oegroseno usai penutupan Konferensi Tingkat Menteri IORA di Jakarta, Rabu (10/5/2017).
Hingga saat ini, lanjutnya, perdagangan Indonesia dengan negara-negara Lingkar Samudera Hindia itu mencapai USD900 miliar atau kurang dari Rp1 triliun.
"Jadi kita ingin memperluas akses kita ke sana," ucap dia.
Ia mengatakan harmonisasi bea cukai merupakan gagasan Indonesia. "Kita mengharapkan bahwa dengan dibuat suatu jaringan bea cukai di seluruh negara-negara Lingkar Samudera Hindia akan mengetahui tarif yang masuk di negara itu berapa persen," tuturnya.
Kemudian, lanjutnya, Indonesia dapat menilai berapa tarif suatu produk untuk masuk di kawasan negara-negara IORA serta mengetahui kompetitor Indonesia.
Sehingga Indonesia bisa melakukan penyusunan strategi untuk akses pasar ke negara-negara IORA.