JAKARTA - Robert Budi Hartono dan Michael Hartono adalah orang terkaya di Indonesia. Namun, sebagai orang terkaya, ia juga kerap mengalami kenaikan dan penurunan.
Duo Hartono tengah menderita kerugian sekira Rp14,76 triliun. Salah satu yang memicu penurunan kekayaan orang dengan harga melimpah ruah ini adalah anjloknya saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) beberapa waktu terakhir.
Harga saham BBCA tercatat turun 4,7% menjadi Rp17.400 per saham pada penutupan perdagangan saham Selasa 16 Mei 2017 dari harga Rp18.250 per saham pada Senin 15 Mei 2017.
Kenapa saham BCA bisa membuat orang terkaya di Indonesia itu rugi belasan triliunan Rupiah? Sebagaimana diketahui, Robert Budi dan Michael merupakan pemegang saham mayoritas BCA, melalui PT Dwimuria Investama Andalan.
Dwimuria tercatat menguasai 13,55 miliar lembar saham BCA, setara dengan 54,94% dari total saham perseroan yang beredar per 12 April 2017.
"Pemegang Saham PT Dwimuria Investama Andalan adalah Sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono, sehingga pemegang saham pengendali terakhir BCA adalah Sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono," demikian tertulis dalam laman resmi BCA.
Selain Dwimuria, saham BCA juga dimiliki oleh Anthoni Salim sebanyak 434,08 juta lembar saham atau 1,76%. Serta masyarakat sebanyak 10,67 miliar lembar saham atau 43,3%.
"Pada komposisi saham yang dimiliki masyarakat, sebesar 3,23% dimiliki oleh pihak-pihak yang terafiliasi dengan PT Dwimuria Investama Andalan," tulis BCA.
Merujuk Forbes, Rabu (17/5/2017), kekayaan duo Hartono ini anjlok USD1,109 miliar atau setara dengan Rp14,76 triliun (kurs Rp13.313 per USD).
Robert Budi Hartono mencatatkan penurunan kekayaan sebesar Rp555 juta atau 5,3%. Alhasil, kekayaan dia kini tercatat USD9,8 miliar.
Saudaranya, Michael Hartono mencatatkan penurunan kekayaan USD554 juta atau 5,4%. Kekayaannya yang tercatat sebesar USD9,7 miliar.
Berdasarkan daftar orang terkaya Indonesia yang dirilis Forbes pada November 2016, Robert Budi & Michael Hartono tercatat mengantongi kekayaan USD17,1 miliar. Mereka pun dinobatkan menjadi orang terkaya di Indonesia.
(Widi Agustian)