Gara-Gara Gas Mahal, Pria Ini Ciptakan Kompor Berbahan Bakar Air

Koran SINDO, Jurnalis
Sabtu 17 Juni 2017 13:09 WIB
(Foto: Koran SINDO)
Share :

BANDUNG - Siapa kira, mahalnya sumber energi seperti gas dan melimpahnya sumber daya air menginspirasi seorang mahasiswa menciptakan sumber energi. Seperti yang dilakukan Dede Miftahul Anwar, 22.

Melalui tekadnya yang kuat, mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ini menciptakan kompor berbahan dasar air. Dede mengaku inovasi ini dilakukannya setelah melihat naiknya harga dan kelangkaan elpiji di tengah-tengah masyarakat.

“Saya berpikir bagaimana agar masyarakat tidak ketergantungan gas,” jelasnya saat ditemui di salah satu bank swasta, di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, belum lama ini.

Die bercerita, tekadnya membuat elpiji berbahan air sudah ada sejak duduk di bangku SMA. Namun baru direalisasikan setelah menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Sejak saat itu, tepatnya 2013, Dede membentuk sebuah tim beranggotakan tiga orang. Kemudian kembali melakukan perekrutan karena kekurangan anggota hingga berjumlah 12 orang.

Lalu tim tersebut melakukan penelitian terkait hydrogen. Dia meneliti soal elektrolisis air, eternal power generator, metode thermolisa, hingga composite hydrogen generator. Pada awalnya Dede tidak mempunyai laboratorium khusus ketika memulai eksperimennya. Dia memanfaatkan indekos miliknya. Tahap awal, dia melakukan uji coba gas hydrogen ke kompor gas biasa. Namun usaha itu tidak berhasil karena sifat gas hydrogen yang khusus.

Kemudian dia dan timnya mencoba membuat kompor sesuai dengan karakteristik gas hydrogen. Mulai dari perancangan, desain, dan assembly. Usahanya tidak selalu mulus, berulang kali dia mengalami kegagalan. Namun semangatnya tidak pernah patah, Dede dan temannya terus melakukan percobaan.

“Kegagalan jangan ditanya lagi, sudah tidak terhitung, namun saya dan teman-teman terus mencoba,” ucapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya