Warga Keluhkan Tambahan Pasokan Elpiji yang Tak Kunjung Datang

Antara, Jurnalis
Jum'at 30 Juni 2017 20:07 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

PAINAN - Sejumlah pemilik pangkalan elpiji tiga kilogram di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mengaku kekurangan stok. Padahal, Pertamina telah menambah pasokan sebagai antisipasi peningkatan konsumsi.

"Setiap minggunya kami mendapat pasokan sebanyak 400 tabung elpiji tiga kilogram, biasanya cukup namun pada libur Lebaran baru empat hari setelah pengiriman hanya tersisa beberapa buah saja," kata pemilik pangkalan elpiji tiga kilogram di Kecamatan Lengayang, M Isnen Medison, Jumat (30/6/2017).

Ia menyebutkan,sisa tabung elipiji tersebut karena tidak diperjualbelikan ke pedagang eceran, jika pedagang eceran dilayani dipastikan elpiji habis. "Sejak beberapa hari terakhir banyak pedagang eceran yang mendatangi pangkalan untuk membeli elpiji karena kehabisan stok namun kami bertekad hanya melayani keperluan rumah tangga," katanya.

Sementara terkait pasokan tambahan yang diprogramkan Pertamina dalam mengantisipasi kenaikan konsumsi pihaknya mengaku tidak mendapatkannya. Pemilik pangkalan elpiji tiga kilogram lainnya, Desi, mengaku malah kehabisan stok sehari sesudah pengiriman.

"Per minggunya kami mendapat kuota 150 tabung namun selang sehari setelah pengiriman langsung ludes diserbu pembeli," katanya.

Sebelumnya, Area Manager Communication and Relations PT Pertamina Sumbagut, Fitri Erika memastikan stok elpiji tabung tiga kilogram di Kecamatan Lengayang dan Sutera cukup serta dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). "Kami sampaikan bahwa stok elpiji tiga kilogram cukup dengan harga sesuai dengan HET yaitu Rp19.700 di Lengayang dan Rp19.150 di Sutera," ujarnya.

Bahkan, dia melanjutkan, sebagai langkah antisipasi kenaikan konsumsi, Pertamina menambah pasokan elpiji tiga kilogram sebesar 11% di Sumatera Barat dari sebelumnya 90.000 tabung untuk Sumbar. "Penambahan pasokan ini juga berlaku di Pesisir Selatan yang dalam kondisi normal setiap hari yang disalurkan ke daerah itu 7.280 tabung," ujarnya.

Penambahan pasokan tersebut, katanya, telah dilakukan sejak memasuki bulan Ramadhan dan akan terus berlanjut. Sementara itu, warga Kabupaten Pesisir Selatan mengeluhkan harga elpiji tiga kilogram di daerah itu pada Lebaran 2017 yang melambung bahkan kenaikannya mencapai Rp35.000 per tabung.

"Biasanya saya membeli gas elpiji tiga kilogram Rp24.000 per tabung ke pedagang eceran, namun hari ini naik menjadi Rp35.000," kata ibu rumah tangga di Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan, Mawarnis.

(ulf)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya