PR Kemenhub Terkini, Giring Masyarakat Gunakan Transportasi Massal

Trio Hamdani, Jurnalis
Rabu 05 Juli 2017 19:22 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Tahun 2018 masih memberikan pekerjaan rumah (PR) bagi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menggiring lebih banyak massa agar menggunakan transportasi publik.

Guna membuat masyarakat mau meninggalkan kendaraan pribadinya dan beralih menggunakan transportasi massal, Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pembenahan pada layanan transportasi umum.

"Harus dilakukan ada substitusi dari angkutan darat. Di udara, darat, laut, kereta. Kalau sudah (baik transportasi massal) pasti ada shifting dari kendaraan pribadi," katanya di Kompleks DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (5/7/2017)

Untuk mengajak masyarakat menggunakan layanan transportasi udara, diungkapkan Menhub sudah terbilang mudah ketimbang transportasi massal lain semisal darat dan laut. Hal itu lantaran tren penggunaan transportasi udara yang terus meningkat.

"Bandara relatif mudah karena trennya sudah mudah. Transportasi laut belum menjadi lifestyle. Tapi laut bersamaan dengan kita melakukan upaya peningkatan kapal roro," paparnya.

Untuk meningkatkan pelayanan pada transportasi darat, terutama kereta api, Menhub menyampaikan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan perbaikan signal. Perbaikan signal ini akan membuat kedatangan kereta antar satu dengan yang lain menjadi lebih cepat.

"Kereta api kalau bisa cepat lakukan perbaikan signal berupa headway, kapasitas bisa naik," lanjutnya.

Sementara untuk layanan transportasi laut, Menhub telah menyarankan agar nantinya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta tak perlu membeli kapal untuk keperluan logistik melainkan sewa. "Kalau fisibility baik baru beli," terang Budi Karya.

Untuk bus yang sejauh ini dinilainya masih stagnasi karena peminatnya tak bertumbuh, Menhub akan mendorong agar transportasi bus ditingkatkan menjadi angkutan premium. Kemudian dilakukan perbaikan pada sarana dan prasarana lainnya.

"Terminal diperbaiki, bus double decker," jelasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya