Waduh! Pembangunan Apartemen Buruh yang Diresmikan Jokowi Ditolak Warga

Koran SINDO, Jurnalis
Kamis 06 Juli 2017 11:54 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

”Mereka memang melakukan sosialisasi, tetapi bukan kepada warga yang terkena dampak pembangunan. Kami sebagai warga belum pernah menandatangani surat persetujuan,” papar Ali Jusmono.

Sebaliknya, pihak apartemen malah minta persetujuan pembangunan dari warga yang rumahnya tidak terkena dampak lingkungan. Kenyataan ini membuat warga merasa ditipu oleh pihak pengembang.

Dalam peta pembangunan apartemen juga disebutkan, pembangunan di sebelah barat tidak ada permukiman. Nyatanya kawasan itu merupakan wilayah padat penduduk sejak 1983. Jarak lahan yang dibangun dengan rumah warga hanya 12 meter. Bahkan, di RT lain ada yang batasnya hanya tembok.

”Presiden Jokowi pernah mengatakan, setiap pembangunan apartemen harus memiliki amdal lingkungan dari warga sekitar. Tanpa amdal lingkungan, pembangunan apartemen harus segera dihentikan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT Bukit Sarua Developmen Eka Novan mengaku proses pembangunan apartemen Loftvilles City telah sesuai aturan yang berlaku dan telah mendapat dukungan 90% warga.

”Perlu diketahui bahwa 90% warga mendukung pembangunan apartemen ini. Karena itu, pembangunan akan tetap berjalan. Apalagi penjualannya sudah mencapai angka 60%,” katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya