LRT Jabodebek Kurangi Kemacetan, Luhut: Kita Harus Disiplin!

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis
Jum'at 04 Agustus 2017 20:09 WIB
(Foto: Lidya/Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah sedang melakukan pembangunan kereta ringan (Light Rail Transit/LRT) Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek). Pembangunan transportasi massal ini diharapkan bisa membuat masyarakat berpindah menggunakan kendaraan umum sehingga kemacetan bisa dikurangi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, dengan ini, kemacetan akan berkurang jika masyarakat juga disiplin dan beralih ke transportasi umum.

"Pasti banyak berkurang, tapi pertanyaaanya, kita harus disiplin kan," ungkapnya di Cawang, Jakarta, Jumat (4/8/2017).

Baca Juga:

Wow! Subsidi Tiket LRT Jabodebek, Pemerintah Rogoh Rp19 Triliun Selama 12 Tahun

Menko Luhut: Rangkaian LRT Jabodebek Akan Diproduksi Inka

Menurutnya, untuk mengurangi kemacetan, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan juga akan mengembangkan konsep transit oriented development (TOD) sebagai solusi akan kondisi kemacetan yang ada. Dengan adanya kawasan TOD, masyarakat akan diuntungkan, baik untuk hunian maupun komersial, yang terintegrasi dalam satu kawasan dengan sistem transportasi massal.

"Makanya TOD dibuat pak Budi Karya supaya orang simpan akses kendaraannya dia nyimpan di situ bisa jalan. Apakah pasti mengurangi semua ya tidaklah. Menyelesaikan semua pasti tidak tapi mengurangi saya pikir akan sangat signifikan," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Operasi Adhi Karya Pundjung Brata Setya mengatakan secara kumulatif pengerjaan proyek LRT Jabodebek untuk tahap I sudah mencapai 17%. Saat pengerjaan sudah sampai tahap jalur keretanya.

"Sekarang struktur semua, tahun ini akan mulai masuk track box sama railway system. Tahun depan tahun tersibuk buat kami. Karena selain struktur, item track box, railway system isinya power supply, telecommunication system, signal system," tukasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya