JAKARTA - PT Timah (Persero) Tbk (TINS) tengah mengembangkan usahanya ke sektor properti. Pengembangan bisnis di sektor tersebut diharapkan mampu berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan perseroan yang saat ini mayoritas disumbangkan oleh produk timah.
"Kita juga kembangkan properti. Jadi dengan perusahaan Timah Karya Properti Persada, ada 176 hektare. Yang kita akan lakukan pembangunan 15 hektare. Diharap mampu kontribusi untuk pendapatan PT Timah," kata Direktur Keuangan PT Timah Emil Ermindra di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/8/2017).
Baca Juga:
Dia menyebutkan, pihak perseroan menyiapkan land bank (bank tanah) di area Bekasi. Dia mengatakan, sebagai tahap awal penggarapan 15 hektare lahan milik perseroan, akan dibangun 3 cluster rumah tapak yang berjumlah 670 unit.
Pihaknya mematok kontribusi pendapatan PT Timah dari anak usaha barunya itu untuk bisa menyentuh nilai transaksi Rp200 miliar sampai akhir tahun. Dengan penjualan unit yang ditargetkan mencapai 300 unit.
"Bisnis properti dari 176 hektare di Bekasi Timur, baru dikelola 15 hektare, kita berharap properti kontribusinya Rp200 miliar," lanjut dia.
Baca Juga:
Adapun pembentukan lini bisnis di bidang properti, dijelaskan bahwa pihaknya tak menggandeng pihak eksternal. Pembentukan lini bisnis tersebut melalui pembentukan anak usaha yang di dalamnya merekrut tenaga ahli di bidang properti.
"Kita PT Timah membentuk properti sendiri, bangun anak usaha Timah Karya Properti Persada, yang kita rekrut tenaga ahli di bidang properti," tandasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)