"Bisnis properti dari 176 hektare di Bekasi Timur, baru dikelola 15 hektare, kita berharap properti kontribusinya Rp200 miliar," lanjut dia.
Baca Juga:
Adapun pembentukan lini bisnis di bidang properti, dijelaskan bahwa pihaknya tak menggandeng pihak eksternal. Pembentukan lini bisnis tersebut melalui pembentukan anak usaha yang di dalamnya merekrut tenaga ahli di bidang properti.
"Kita PT Timah membentuk properti sendiri, bangun anak usaha Timah Karya Properti Persada, yang kita rekrut tenaga ahli di bidang properti," tandasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)