JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat target lifting minyak dan gas bumi (migas) di semester I 2017 tidak capai target. Sesuai dengan asumsi makro dalam postur APBN-P 2017 lifting migas ditargetkan untuk minyak 815 ribu barel per hari (bph) dan lifting gas 1,15 juta barel setara minyak per hari.
"Target APBN yang sudah kita revisi dalam APBN-P kemarin target lifting minyak 815 ribu barel per hari, saat ini capaian kita 802 ribu barel per hari," ujar Direktur Jenderal Migas Ego Syarial, di Ruang Sarulla, Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (8/8/2017).
Baca juga: Lifting Minyak 2018 Ditargetkan 771-815 Ribu Barel per Hari
Ego mengatakan, untuk gas capaian di semester I 2017 sebesar 1,13 juta barel setara minyak per hari atau belum mencapai target dalam APBN-P untuk lifting gas sebesar 1,15 juta barel setara minyak per hari. Meski demikian capaian untuk lifting gas periode ini lebih baik dibandingkan periode yang sama pada 2016.
"Kita harapkan nanti akhir tahun bisa di atas dan bisa sesuai target," ujarnya.
Guna merealisasikan target lifting migas supaya sesuai dengan asumsi dalam APBN-P 2017, Ego mengatakan, ESDM sudah menyiapkan strateginya. Seperti, menerapkan teknologi terkini dan tepat guna dalam produksi.
Baca juga: Tak Capai Target, Lifting Minyak Kuartal I Hanya 787.800 Bopd