Jokowi Incar Nilai Perdagangan USD10 Miliar dengan Vietnam, Begini Strategi Mendag

Dedy Afrianto, Jurnalis
Rabu 23 Agustus 2017 17:02 WIB
Foto: Setkab
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap nilai perdagangan Indonesia dan Vietnam dapat mencapai USD10 miliar. Untuk mencapai target ini, nantinya akan terdapat langkah-langkah baru yang akan dilakukan oleh kedua negara.

"Kerjasama di bidang perdagangan dan investasi, di bidang perdagangan dalam tiga tahun terakhir nilai perdagangan kedua negara terus meningkat. Kita telah membahas berbagai langkah dan insiatif baru agar target perdagangan sebesar USD10 miliar dapat dicapai," kata Jokowi usai bertemu dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/8/2017).

Baca juga: Simak! Indonesia Bakal Jual Gas hingga Batu Bara ke Vietnam

Menurut Menteri Perdagangan Engartiasto Lukita, hingga tahun 2016 lalu nilai perdagangan Indonesia dan Vietnam mencapai USD5,3 miliar. Pada tahun ini, diharapkan nilai perdagangan Indonesia dan Vietnam mencapai di atas USD6 miliar.

Secara bertahap, pemerintah akan berupaya untuk meningkatkan nilai perdagangan hingga mencapai USD10 miliar. Hanya saja, belum terdapat target waktu pencapaian nilai perdagangan ini.

Baca juga: Bertemu Partai Komunis Vietnam, Jokowi Minta Investor Indonesia Diberikan Kemudahan

"Ya sesegera mungkin," kata Enggar.

Pemerintah pun telah memiliki upaya khusus untuk meningkatkan nilai perdagangan ke Vietnam. Salah satunya adalah dengan penjualan mobil hingga minyak kelapa sawit atau CPO.

"Mobil, minyak, CPO, kemudian mereka dua yang terakhir ini adalah batu bara minta long term kontrak, kemudian gas dari blok Tuna. Kalau itu memang agak panjang waktunya," kata Enggar.

Indonesia dan Vietnam sebelumnya juga telah sepakat untuk mengatasi hambatan perdagangan pada berbagai sektor. Diharapkan perdagangan kedua negara dapat meningkatkan secara bertahap dengan adanya kerjasama antar kedua negara.

Baca juga: Sederet Kerjasama Jokowi dengan Partai Komunis Vietnam, Termasuk Sektor Ekonomi!

"Kita juga mengajak Vietnam untuk sama-sama masuk di mengenai karet karena dia juga memproduksi cukup lumayan jadi kita sama-sama mengatasi hama lada, dan tadi ditandatangani MoU mengenai Batubara, mereka mengharapkan long term kontrak. terus juga pipa di bawah laut untuk gas," ujarnya.

Nilai perdagangan Indonesia dan Vietnam terus mengalami peningkatan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Tren positif pada perdagangan antara Indonesia dan Vietnam ini diharapkan dapat terus berlanjut dalam jangka panjang.

"Kita tiga tahun ini meningkat terus, tapi Pak Presiden menekankan lagi kita untuk mengupayakan sesegera mungkin mencapai USD10 miliar, yang sekarang berbagai komoditi yang ada seperti CPO dan yang terakhir meningkat tajam itu mobil," tukasnya.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya