JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan usai melakukan rapat tentang kereta api ringan (Light Rail Transit/LRT) Jabodebek di kantornya. Hadir dalam rapat tersebut Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro dan Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Budi Harto.
Luhut mengatakan, karena ini proyek LRT pertama yang dibangun di Indonesia, maka persiapan dan pembangunan harus yang terbaik. Oleh karena itu jika dibutuhkan peraturan pendukung maka harus terus dikoordinasikan.
"Jadi kita masih bahas detail-detai karena ini pertama kali bikin LRT. Jadi peraturan pendukung banyak yang belum ada," ujarnya di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (28/8/2017).
Baca Juga: Catat! Menhub Minta Seluruh Masyarakat Kawal Pembangunan LRT
Luhut mengatakan, sebagai percontohan proyek LRT di Jakarta, direncanakan juga akan dibuat di Pulau Dewata Bali. Detailnya seperti apa, Luhut tidak menjabarakannya. Namun, kata dia akan ada investasi sebesar Rp2 triliun untuk membangun LRT di Bali.
"Perusahannya, Seto (Staf Khususnya) engggak mau mau buka ke publik. Nanti akan masuk," jelasnya.
Baca Juga: Sah! Proyek LRT Tidak Ambil Duit APBN