JAKARTA - Pemerintah terus berusaha agar penyampaian anggaran subsidi bagi masyarakat miskin di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tepat sasaran. Salah satunya subsidi melalui gas LPG 3 kilogram (kg) tapi hingga saat ini masih ada kalangan menengah ke atas yang menggunakannya.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Ruang Rapat Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan.
Baca juga: Waduh, Skema Penyaluran Subsidi Gas 3 Kg ke Bansos Mundur Tahun Depan
Sri Mulyani mengatakan masih ada sebanyak 20% masyarakat menengah ke atas yang menggunakan LPG 3 kg. Sehingga hal ini masih menjadi tantangan pemerintah untuk membuat subsidi ini penuh untuk masyarakat miskin.
"Itu yang diperbaiki baik dari target ataupun distribusi. Mereka yang nikmati subsidi memang tidak proporsional. Makin kaya harusnya tidak di subsidi. Mayoritas konsumsi rumah tangga masih menikmati subsidi. Hampir 80% orang miskin mendapat subsidi (LPG 3kg) dan 20% masih dinikmati orang kaya," jelasnya, Jakarta, Kamis (7/9/2017).
Baca juga: Ingat! Subsidi Elpiji 3 Kg Masuk Kartu Keluarga Sejahtera pada Februari 2018
Menurutnya, masyarakat mampu yang menikmati subsidi LPG 3kg ini biasanya masyarakat yang tinggal di Apartemen. Hal ini karena mereka tidak banyak memasak dan hanya dipakai untuk memanaskan masakan.