JAKARTA - Studio game mobile Finlandia Rovio Entertainment Ltd akhirnya melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada akhir pekan waktu setempat. Dari IPO ini, diperkirakan nilai pasar Rofio mencapai 896 juta euro atau sekira USD1,06 miliar.
Rovio, yang permainannya telah diunduh sebanyak 3,7 miliar kali, mengumumkan IPO yang telah lama ditunggu bulan ini, dengan mengatakan bahwa hal itu bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan dan berperan dalam konsolidasi industri game.
Adapun harga yang ditetapkan yakni 11,50 euro per saham atau sebesar Rp182.584, dengan kisaran awal 10,25-11,50 euro. Dengan demikian, maka menghasilkan tambahan dana 30 juta euro dari penawaran tersebut, dengan sekitar 458 juta euro akan menjadi pemilik utamanya, termasuk Trema International dan perusahaan modal ventura Accel Partners dan Atomico.
"Rovio akan menerima hasil penjualan kotor yang akan digunakan untuk mendukung strategi pertumbuhan Rovio. Kami juga percaya bahwa IPO tersebut akan memperkuat merek dan awarness terhadap merek Rovio," jelas Chairman Rovio Mika Ihamuotila seperti dilansir dari CNBC, Jumat (29/9/2017).
"Dengan demikian, maka ini akan meningkatkan daya saing Rovio," tambah dia.