Baca Juga: Ubah Skema Penawaran Investasi, Kepala BKPM: Ini Terobosan yang Kita Butuhkan
Sedangkan untuk China, yang mengalami arus keluar modal besar-besaran pada 2015 dan 2016, IIF mengatakan bahwa arus modal bersih ke China diperkirakan berayun kembali ke tingkat yang jauh lebih seimbang tahun ini.
"Meskipun kami tetap secara luas konstruktif mengenai fundamental dan valuasi emerging markets, arus ke emerging markets pasti akan menghadapi masalah karena Fed melanjutkan pengetatan kebijakan moneternya," kata Sonja Gibbs, direktur senior pasar modal global di IIF.
"Jika imbal hasil obligasi global mulai meningkat lebih cepat daripada perkiraan yang dipicu oleh inflasi yang lebih tinggi dari yang diperkirakan, ini bisa menjadi latar belakang yang jauh lebih menantang, terutama untuk arus utang emerging markets," tambahnya.
(Dani Jumadil Akhir)