JAKARTA - Booming start up dan teknologi baru membuat saham-saham e-commerce mengalami kenaikan tinggi. Namun, beberapa investor memperkirakan kenaikan yang terjadi sudah terlalu tinggi terutama yang bermarkas di China.
Saham raksasa E-commerce Alibaba (BABA) kini memiliki lebih dari dua kali lipat, dan perusahaan internet Tencent (TCEHY) telah naik lebih dari 80%. Nama besar lainnya seperti Baidu (BIDU) dan JD.com (JD) telah melonjak sekira 50%.
Sementara saham teknologi papan atas di Silicon Valley, kalah dengan rekan mereka di China. Saham Facebook (FB, Tech30) naik hanya 46% tahun ini, dan Amazon (AMZN) hanya sekira 30%.
"Saham teknologi China sudah pasti memasuki wilayah gelembung," kata pendiri hedge fund Hong Kong Valkyria Kapital Niklas Hageback, seperti dilansir dari CNN, Jumat (6/10/2017).
"Sebagian besar sektor teknologi tampaknya terlalu dihargai," tambah dia.