Baca Juga: Soal Penjualan Anak BUMN, Menperin: Yang Ada Hanya IPO
Hal senada juga disampaikan oleh Anggota Komisi VI lainnya, Bambang Haryo. Menurut dia, perihal penjualan BUMN sudah merebak di masyarakat. Seharusnya, kata dia, apabila penjualan BUMN ini tidak benar, maka Pemerintah harus mampu mengklarifikasi kebenarannya.
"Sangat disayangkan kenapa enggak ada sedikitpun conter berita kita enggak punya rencana jual BUMN. Ini yang sampai sekarang berita jadi liar jadi gaduh, yang buat gaduh Pak Presiden sendiri, kenapa dari kita enggak menetralisir," kata dia.
Sementara itu, Anggota Komisi VI Gede Sumarjaya Linggih mengatakan apabila sektor swasta dipersandingkan dengan BUMN makan tidak akan berkembang. Padahal tujuan dari pengembangan sektor swasta, adalah pemerataan.
"Kalau BUMN terus jadi konglomerat terus menerus sampai cucu cicit, dikomplain temen pengusaha BUMN banyak cucu cicit, kalau udah BUMN ada sinergi BUMN, menafikan swasta yang berkembang, makanya kalau memang yang sudah bersaing dengan swasta lepas saja jadi free fight swasta dengan anak usaha BUMN," katanya.