JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) mengungkapkan data terbaru dari masyarakat yang berhak mendapatkan gas elpiji 3 kg. Mereka telah mengidentifikasi sekira 15 juta warga miskin yang memiliki hak tersebut.
"Ini pekerjaan sangat luar biasa. Sampai sekarang yang saya dapat data, Kemensos dan Kementerian ESDM punya data baru teridentifikasi masyarakat miskin itu 10 juta-15 juta. Itu yang baru bisa diidentifikasi," ujar Dirjen Migas Ego Syahrial di Gedung DPR, Selasa (10/10/2017).
Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Sumut, Pertamina: Karena Dibatasi Kuota Subsidinya
Ego mengatakan, saat ini data yang telah terhimpun memasuki tahap verfikasi data. Data tersebut juga disadur oleh Kementerian ESDM dari Kementerian Sosial, terkait dengan warga miskin di Indonesia.
"Kita masih dalam proses verifikasi data-data. Kalau secara data masyarakat yang 40% yang dikategorikan miskin ada 25 juta tapi implementasi di lapangannya harus kerja keras, jadi Kemensos sedang verifikasi di lapangan. Ini butuh waktu, kita belum bisa memutuskan kapan bisa dilaksanakan. Tapi kita bekerja keras," kata dia.