JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mempunyai program mewujudkan satu juta rumah bagi masyarakat. Untuk mendukung hal ini maka PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengembangkan kawasan berkonsep Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Stasiun Pasar Senen, Jakarta.
Sinergi kedua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini ditandai dengan groundbreaking TOD Stasiun Pasar Senen yang dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Direktur Utama KAI Edi Sukmoro serta Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo.
Dirut WIKA Bintang Perbowo mengatakan, nilai investasi untuk pengembangan kawasan ini sekira Rp500 miliar dengan jangka waktu pembangunan selama 4 tahun. Sedangkan waktu kerjasama dengan KAI untuk TOD ini selama 50 tahun.
"Ini adalah salah satu wujud komitmen kami dalam mendukung program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan perimahan. Kami siap mendukung dengan bersinergi dengan berbagai BUMN pemilik lahan dalam hal ini KAI untuk mewujudkan pembangunan TOD di area sekitar stasiun Senen," ungkapnya di acara Groundbreaking Ceremony Transit Oriented Development (TOD) Pasar Senen, Jakarta, Selasa (10/10/2017).
Ada Rusun di Stasiun Pondok Cina, KAI Antisipasi Lonjakan Penumpang
Setelah Pondok Cina, Stasiun Mana Lagi yang Akan Dibangun Rusunami?
Untuk kawasan Stasiun ini akan dibangun sebanyak 480 unit rusun untuk masyarakat berpenghasilan Rendah (MBR) dan 882 unit apartemen untuk masyarakat menengah ke bawah. Dirinya mengharapkan dengan pembangunan ini dapat mengurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi belakangan ini.
"Kami bangun di sini jumlahnya adalah 35% dari seluruh apartemen atau susun yang nanti dibangun dengan luasan masing-masing unit luasnya adalah 30 meter persegi (m2)," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)