JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyambut langkah baik dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terus mendukung program sejuta rumah.
Adapun program ini dibuat oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar bvisa memiliki rumah. Kali ini dua BUMN bersinergi membangun rusun di kawasan Stasiun Pasar Senen dengan konsep Transit Oriented Development (TOD).
"Ini untuk atasi masalah urbanisasi dan diberikan kemudahan langsung di kawasan stasiun. Minggu lalu KRL sudah sampai Cikarang. Beberapa hari lalu dari Tanjung Barat, Pondok Cina dan di sini mewujudkan rumah bagi rakyat," ungkapnya di acara Groudbreaking Ceremony Transit Oriented Development (TOD) Pasar Senen, Jakarta, Selasa (10/10/2017).
Baca Juga: Mau Beli Rusun Dekat Stasiun Senen? Anda Harus Rogoh Rp224 Juta
Menurutnya, saat ini semakin banyak masyarakat desa yang datang ke kota dan tidak bisa memiliki rumah yang layak. Pasalnya saat warga desa pindah ke kota hanya bisa tinggal di daerah pinggiran sehingga dibuat lah hunian berkonsep TOD dengan harga yang murah ini agar masyarakat urbanisasi bisa mempunya rumah di daerah perkotaan.
"Ini semua untuk layani ketersediaan hunian bagi masyarakat urban yang butuhkan. Mudah-mudahan kehadiran TOD-TOD ini dan saya yakin pasti akan dapat lebih nyamankan orang yang tinggal di perkotaan," jelasnya.
Baca Juga: Total Hunian Dekat Stasiun Senen 1.362 Unit Rusun hingga Apartemen, Berapa Harganya?
Selain itu, dirinya mengharapkan BUMN jangan hanya ikut menggarap proyek hunian berkonsep TOD ini di Jabodetabek saja tapi juga bisa bergabung untuk ikut membangun di seluruh wilayah di Indonesia.
"Saya harapkan tidak hanya di Jakarta saja tapi seluruh Indonesia. Semoga nanti bisa di Medan dan nantinya jadi seperti rumah di pedesaan yang banyak rumah asri sedangkan di kota kita banyak rumah kumuh, sehingga ini juga untuk tata kota, untuk hilangkan kekumuhan kota," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)