JAKARTA - Industri properti sektor perkantoran mulai menunjukan geliat positif pada kuartal III 2017 ini. Beberapa Perkantoran yang ada di Jakarta baik Central Business District (CBD) maupun non-CBD mulai terisi.
Head of Research JLL Indonesia James Taylor mengatakan pada kuartal III 2017 ini, tingkat occupancy office di Kawasan CBD rata-rata berkisar 81%. Dengan penyerapan luas daerah kurang lebih 27.000 meter persegi.
Baca juga: Tren Perkantoran Jakarta, Banyak Perusahaan Cari Kantor yang Sudah Jadi
"Penyerapan kuartal III sekitar 27.000 meter persegi. Tingkat hunian juga masih tinggi hingga 81% ," ujarnya dalam property update di Kantor JLL, Jakarta, Rabu (11/10/2017) .
Namun meskipun cukup tinggi, sewa pada gedung perkantoran grade A justru mengalami penurunan. Tercatat penurunan tingkat sewa perkantoran grade A turun sebesar 3%.
"Sewa grade A turun 3%. Baru akan stabil pada 2018-2019, peningkatan baru akan terjadi 2021," jelasnya.
Baca juga: Walah, Banyak Pasokan Gedung Baru Buat Harga Sewa Kantor Turun 9%
Meskipun begitu lanjut James, tingkat occupancy akan terus tertekan hingga 2019 mendatang. Hak tersebut tidak terlepas dari jumlah pasokan yang baru yang akan masuk.
"Gedung selesai tahun ini, kami perkirakan tambahan pasokan 765.000 meter persegi di CBD. Tingkat hunian juga akan tersusun tertekan hingga 2019," jelasnya.
Sementara itu lanjut James, untuk yang Non-CBD juga terjadi peningkatan occupancy hingga 76%. Dengan penyerapan luas daerah kurang lebih 23.000 meter persegi.
Baca juga: Alhamdulillah! Tak Lagi Ruangan Kosong, Perkantoran di Jakarta Sudah Mulai Terisi
"Permintaan di luar CBD baik ada 23.000 meter persegi penyerapannya. Ada peningkatan occupancy dari 75% hingga 76%," jelasnya.
Sebagai informasi, pada tahun ini suplay perkantoran di kawasan CBD akan mengalami penambahan sekira 1,6 juta meter persegi dari jumlah yang sudah ada saat ini yaitu 5,7 juta meter persegi. Sementara untuk harga sewa kantor di CBD rata-rata berkisar Rp 220 ribu per meter persegi.
Sementara untuk non CBD akan ada penambahan pasokan baru sekitar 0,75 juta meter persegi dari jumlah yang sudah ada saat ini sebesar 2,7 juta meter persegi. Untuk harga sewa kantor di non CBD yakni Rp 116 ribu per meter persegi.
(Fakhri Rezy)