Tiang Top Pasuruan Purbolinggo Ambruk, Menteri Basuki Bakal Intervensi

Giri Hartomo, Jurnalis
Senin 30 Oktober 2017 15:32 WIB
Foto: Okezone
Share :

JAKARTA - Pengerjaan jalan tol Pasuruan-Purbolinggo ambruk Minggu 29 Oktober. Atas peristiwa tersebut, satu orang yang merupakan karyawan Waskita meninggal dunia.

Menanggapi hal tersebut , Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono mengatakan pihaknya akan melakukan intervensi dengan menurunkan tim dari Direktorat Jenderal Cipta Karya untuk menyelidiki kejadian tersebut. Khususnya dalam hal melihat kualitas desain, metode kerja hingga tahapan dalam membangun jalan tol tersebut.

"Pasti kita intervensi. Secara teknis Ditjen Cipta Karya telah menurunkan tim di bawah Direktur Jembatan karena ini kan flyover, untuk melihat desain, metode kerjanya sehingga tahapannya sudah betul atau belum,' ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR,Jakarta, Senin (30/10/2017).

Menurut Basuki, keputusan untuk intervensi adalah karena kejadian seperti ini sudah dua kali terjadi. Yang mana kejadian serupa sempat terjadi dalam pembangunan tol Jagorawi-Ciawi (Bocimi) beberapa waktu lalu. "Hampir dua kali berturut-turut di Bocimi kemarin. Makanya langsung kita turunkan Tim kemarin ada apa ini. Karena dua-duanya kontraktornya adalah Waskita," jelasnya.

Baca juga: Proyek Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk, Saham Waskita Ikut Roboh 1,8%

Saat ditanya kemungkinan adanya pelanggaran hukum, dirinya lebih menyerahkannya kepada aparat penegak hukum. Dirinya percaya jika aparat penegak hukum akan menindak tegas jika ada ditemukan pelanggaran-pelanggaran yang melanggar hukum di dalamnya.

"Sedang diselidiki unsur pidananya. Pelanggarannya mungkin oleh polisi. Kita serahkan polisi dulu. Ada namanya gagal bangunan, gagal konstruksi, ini kecelakaan konstruksi, kecelakaan kerja," jelas Basuki.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya