BEKASI - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan, ada tiga faktor yang membuat pedagang warung kecil kalah dengan ritel modern. Oleh karenanya untuk membuat kesetaraan maka ketiga hal ini harus dihilangkan.
"Ada beberapa hal yang membedakan yang membuat pedagang tradisional atau pedagang warung itu dikalahkan oleh ritel modern," ungkap Enggar di Bekasi, Rabu (1/1/2017).
Enggar menyebut, hal pertama yakni pedagang pasar tradisional berdagang di tempat umum yang identik dengan bau tak sedap dan becek. Untuk warung-warung juga di tempat yang kurang nyaman dibandingkan dengan pasar ritel modern.
Perbedaan kedua yakni pedagang kecil membeli barang dengan harga lebih mahal dibandingkan dengan ritel modern. Hal ini dikarenakan warung kecil hanya membeli sedikit sedangkan pasar ritel modern membeli dalam jumlah yang besar.
Perbedaan ketiga adalah akses kepada dana. Di mana ritel modern diberi waktu membayar 1 bulan hingga 3 bulan karena membeli banyak sedangkan pedagang kecil harus membayar tunai. Padahal jika membeli diwarung kecil banyak yang suka mengutang dan di ritel modern harus bayar langsung.