"Saya memberi catatan warung di kampung, seperti dulu pada waktu saya kecil di kampung saya, itu punya segmen tertentu yang tidak terganggu, ada tamu jam 11 atau 12 malam mengambil air mineral, walaupun toko tutup, warung tutup bisa diketuk, dia keluarkan barangnya dan bisa bayar besok atau minggu depan atau bulan depan dan cukup dengan catatan," jelasnya.
Menurutnya, bila ketiga perbedaan ini tidak di atasi maka warung kecil tidak akan pernah mampu bersaing dengan ritel modern. Oleh karenannya ia mendukung Indogrosir mengajak warung kecil sebagai mitranya dan akan memberikan harga yang sama dengan ritel modern.
"Bagaimana dia bersaing kalau tiga hal ini tidak diselesaikan maka yang ada adalah kesenjangan sosial, yang besar makin besar, yang kecil akan makin tertindas. Tercapainya kesepakatan hari ini, salah satu wujud nyata keberpihakan ritel modern dan perbankan terhadap UMKM," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)