Waduh, Harga Gas Subsidi di Aceh Capai Rp35.000 Lebih dari HET

Antara, Jurnalis
Minggu 05 November 2017 19:26 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

Menurutnya, keputusan pihak pangkalan lebih memprioritaskan menjual gas ke pedagng di kios-kios pengencer jelas-jelas menyalahi aturan, karena secara aturan gas bersubsidi itu khusus diperuntukkan kepada masyarakat miskin dengan harga yang telah ditetapkan.

"Jika sudah dijual oleh pedagang di kios-kios kecil maka harganya bisa naik jauh dari HET, karena konsumen yang membelinya sudah bebas atau liar bukan lagi khusus untuk masyarakat miskin," sesalnya.

Hal itu, lanjutnya, dapat dibuktikan disaat pihak penyalur resmi menyalurkan gas di pangkalan, sebab biasanya dalam rentang waktu paling lama setengah jam elpiji bersubsidi 3 Kg tersebut sudah habis di pangkalan.

"Hal ini terjadi karena pangkalan lebih mengutamakan pedagang di kios-kios pengencer dari pada masyarakat yang membeli langsung," ungkap dia.

Menyikapi hal ini, Ketua LSM Forum Pemantau dan Kajian Kebijakan Pemerintah (Formak) Ali Zamzami, mendesak Pemkab Aceh Selatan segera menertibkan pangkalan yang masih menjual gas jauh melampaui HET kepada pedagang di kios-kios kecil.

Sebab, kata dia, dengan masih adanya pangkalan yang menjual gas ke pedagang kios-kios kecil berdampak sangat cepat kehabisan stok gas di pangkalan sehingga terjadi kelangkaan gas dan melambungnya harga.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya