RAHASIA SUKSES: Nigel Austin, Lahirkan Cotton On dari Jualan di Bagasi Mobil

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis
Sabtu 11 November 2017 18:05 WIB
Nigel Austin. (Foto: Forbes)
Share :

JAKARTA - Menjadi seorang pengusaha yang kreatif memang tidak perlu usia yang matang. Kebanyakan ide kreatif pun dimulai dari anak muda, yang kemudian direalisasikan menjadi ide jutaan dolar.

Salah satu orang yang mampu mengubah ide kecil menjadi perusahaan jutaan dolar AS adalah Nigel Austin. Hampir 24 tahun yang lalu, saat dia belajar bisnis di universitas dia membutuhkan uang tunai. Untuk itu, dia pun menjual jaket denim dari bagasi mobilnya ke pasar di Geelong.

Di minggu pertama penjualannya, dia hanya berhasil menjual satu jaket seharga USD30, hampir tidak cukup untuk membayar makan siang dan bensin. Meski begitu, dia tidak menyerah dan kembali ke pemasoknya, yang kebetulan adalah ayahnya pedagang pakaian jadi Grant Austin, dan menegosiasikan kesepakatan yang lebih baik.

Minggu depannya, dia pun berhasil menjual 20 jaket dan menghasilkan USD200. Penjualan itu pun membuat menjadi adiktif. Dia pun membawa bisnis ini lebih jauh. Sekarang di usianya ke 44, Austin masih menjual jaket denim beserta kaos oblong, celana jins, kemeja, gaun, sweater, bra, celana dalam dan barang bawaan.

Kerajaan ritel Cotton On Group-nya pun telah berkembang dari hanya dua toko di 1991 menjadi lebih dari 1.300 toko di 19 negara termasuk Amerika Serikat dan Afrika Selatan. Penjualannya pun telah meningkat lebih dari 20% per tahun selama setidaknya lima tahun dan diperkirakan mencapai USD1,51 miliar.

Cotton On Group (COG) nampaknya tidak terpengaruh oleh invasi rantai mode internasional seperti H&M Swedia, Inditex's Zara, Arcadia Group's TopShop dan Japan's Uniqlo . Dengan hampir 760 toko di Australia, pabrik mode kasual homegrown bisa dibilang memiliki pengaruh lebih besar pada apa yang kita dan anak-anak kita pakai pada akhir pekan bahwa rantai fashion lainnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya