JAKARTA - Ketika Anda baru memulai karir, pekerjaan pertama akan selalu menakutkan. Anda mungkin menganggap sudah mengetahui cara-caranya, tetapi butuh lebih dari sekadar pengetahuan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan.
Semua tempat kerja memang memiliki perbedaan, tetapi semuanya akan menghadapi tantangan yang sama pada pekerjaan baru. Anda mungkin perlu memulai dari bawah, meskipun Anda sudah berpengalaman, tapi mengintegrasikan diri dengan kultur perusahaan lebih sulit dari yang Anda bayangkan.
Oleh karena itu, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk memasuki sebuah pekerjaan baru.
Akui Diri Anda Sebagai Pemula dan Terima Pekerjaan Pemula
Ketika Anda baru lulus, mudah untuk membayangkan apa yang bisa Anda lakukan di tempat kerja. Sayangnya, Anda akan melakukan hal-hal di luar job desk Anda, sebelum dipercaya untuk melakukan tanggung jawab yang sesungguhnya.
Oleh karena itu, Anda perlu memperlihatkan etika kerja yang baik, jika Anda tidak mau berakhir hanya melakukan tugas yang Anda tidak sukai. Ketika Anda melakukan pekerjaan yang membosankan dan Anda mengerjakannya dengan baik, tanpa sadar Anda telah melakukan hal yang menyenangkan.
Karenanya, bersenang-senanglah dalam bekerja keras tidak peduli apapun itu pekerjaannya. Anda boleh saja pintar dan cerdas, tetapi etika bekerja yang kuat adalah hal pertama yang akan memisahkan Anda dari kandidat lainnya.
Anda mungkin memulai pekerjaan dengan banyak mengeluh, tetapi Anda tidak boleh menjadi karyawan yang terlalu sensitif. Jika Anda tidak belajar, berarti itu waktunya Anda untuk melihat diri Anda dan mencari apa yang sebenarnya salah, pekerjaannya atau diri Anda.
Terorganisir dan Tepat Waktu
Karier baru Anda mungkin tidak seperti sekolah atau pekerjaan lain yang pernah Anda lakukan. Itu berarti, prinsip dari organisasi Anda dulu tidak lagi berlaku sekarang. Selesaikan pekerjaan tepat waktu dan melakukan semuanya secara terorganisir benar-benar sangat penting pada pekerjaan baru Anda.
Di banyak pekerjaan, atasan Anda tidak akan benar-benar memperhatikan Anda awalnya, kecuali Anda melakukan sesuatu yang benar-benar salah. Tepat waktu setiap hari, membuat meja Anda bersih dan memastikan tidak ada satu pekerjaan menumpuk dapat menyelamatkan Anda dari dipecat. Anda bisa memikirkan untuk berprestasi nanti. Pertama-tama, Anda hanya perlu melakukan pekerjaan Anda seefisien mungkin.
Perhatikan Kultur Kerja Perusahaan
Setiap perusahaan itu berbeda, karena itu menyesuaikan diri benar-benar penting, ketika ratusan atau bahkan ribuan orang akan melihat hasil pekerjaan Anda. Meski begitu, Anda tidak perlu berusaha untuk mengubah kepribadian Anda sebagai pegawai. Yang pasti, Anda harus berkenalan dengan semua orang secepat mungkin.
Perkenalkan diri Anda ke lingkungan kantor benar-benar merupakan awal yang baik. Satu dari beberaoa hal baik yang dapat Anda ambil dari pekerjaan baru adalah mempelajari pengalaman yang diberikan.
Setiap orang yang akan bekerja bersama Anda dengan posisi baru Anda, mulai dari resepsionis sampai CEO, dapat mengjarkan Anda suatu hal yang berharga, dan beberapa dari mereka dapat menjadi teman dan guru dalam karir Anda.
Kantor Anda penuh dengan orang-orang pandai, bijaksana, dan orang-orang berpengalaman. Kenali mereka, perlakukan mereka dengan hormat, bertanya pada mereka, belajar dari mereka dan yang terpenting, bersenang-senanglah dalam prosesnya.
Ketika Anda selalu mencari ilmu yang lebih luas dari keseluruh perusahaan, itu akan membuat Anda terlihat baik. Itu juga akan membantu Anda mengetahui apa yang benar-benar terjadi di perusahaan, dan Anda dapat megubah sikap anda sedikit jika dibutuhkan.
Ajukan Pertanyaan
Mengajukan pertanyaan itu penting. Atasan dan rekan kerja Anda tidak akan berharap lebih dari Anda untuk pertama kali. Karenanya, akan menjadi wajar jika Anda bertanya jika memang tidak mengerti. Pastikan Anda dengan aktif mendengarkan jawabannya, dan tanya kelanjutan pertanyaan sehingga Anda dapat menghindari kesalahan komunikasi.
Jika Anda tidak benar-benar yakin mengerjakan pekerjaan Anda dengan benar, beri Atasan Anda laporan kemajuan yang sederhana mengenai garis besar posisi Anda. Dengan itu, atasan Anda dapat membetulkan Anda ke arah yang benar jika Anda salah.
Anda akan bertanya ketika Anda membutuhkannya, tetapi jangan lakukan itu secara berlebihan. Kemauan belajar akan meningkatkan kualitas kerja, dengan demikian Anda dapat memahani dasarnya dan apa yang diharapkan dari Anda, jangan takut untuk mencari jalan pintas untuk menyelesaikan pekerjaan, dan jangan menggangu atasan Anda dengan meminta bantuannya utnuk setiap keputusan kecil.
Hampir seluruh atasan di bumi ini suka mendengar bahwa Anda telah menyelesaikan pekerjaan Anda dan siap untuk pekerjaan lain. Namun, penting untuk tidak menguras diri Anda dengan terlalu banyak pekerjaan. Anda akan mempunyai waktu untuk bersantai ketika Anda menetap di perusahaan, tetapi sekarang bukan waktunya.
Selain itu, jika Anda melakukan kesalahan itu benar-benar bukan masalah selama Anda tidak mengulanginya. Kecuali Anda menyulut api, atasan Anda nampaknya akan membiarkan kesalahan pertama Anda. Jujur dengan apa yang terjadi, tanyakan apa yang harus dilakukan, dan pastikan Anda belajar sesuatu dari situ.
Jangan Kerja Berlebihan
Tak peduli seberapa muda Anda, jangan sampai Anda mengalami kelelahan yang berlebihan, yang artinya Anda akan melakukan pekerjaan dengan buruk. Itu mungkin berarti Anda membutuhkan sikap atau antusiasme pada pekerjaan baru Anda untuk benar-benar maju, tetapi produktivitas dan kreativitas Anda dapat menderita ketika Anda bekerja dalam waktu yang lama, jadi itu akan lebih berdampak buruk.
Karenanya, ada tiga hal yang harus Anda perhatikan ketika agar Anda tidak terlalu lelah.
1. Ketahui ketika Anda bekerja terlalu berlebihan: Jika Anda bekerja terlalu keras, Anda tidak akan cukup tidur, Anda tidak akan beristirahat, dan Anda akan berakhir stres.
Ketika Anda memulai pekerjaan baru Anda akan sulit untuk mengajukan libur selama dua minggu, tetapi bukan berarti Anda tidak dapat mengajukan libur sesekali.
2. Beri waktu istirahat untuk diri Anda setiap hari: Rutinitas kerja benar-benar sulit diatur ketika Anda memulai karir Anda, dan kemungkinan untuk bekerja lebih lama ketika Anda baru memulai.
Ketika sudah kacau, ingatkan diri Anda untuk beristirahat sebentar dan memberikan diri Anda penghargaan dengan sesuatu yang kecil dan sederhana. Itu tidak akan menyelamatkan Anda dari 16 jam yang penuh dengan deadline, tetapi setidaknya itu menyelamatkan Anda dari stres.
3. Ambil libur sakit: Anda ingin pegawai baru Anda melihat Anda sebagai orang yang dapat diandalkan, dan mengambil libur sakit terlihat bukan posisi yang tepat. Tetapi, ketika Anda sakit tidak ada yang memaksa Anda untuk masuk.
Semua atasan yang baik akan memperbolehkan Anda untuk mengambil libur sakit ketika Anda benar-benar sakit, jadi jangan paksa diri Anda ketika Anda flu.
(Widi Agustian)