SEMARANG - PT Pertamina memasok 188.650 tabung gas epliji ukuran 3 kilogram (kg) untuk mengatasi kelangkaan di tengah masyarakat.
Apalagi, hingga saat ini masih banyak warga yang kesulitan untuk mendapatkan gas epliji melon. Bahkan, mereka harus memesan terlebih dulu ke pengecer terdekat.
“Bulan November ini, alokasi yang disiapkan Pertamina sebanyak 188.650 tabung gas elpiji ukuran 3 kg,” ujar Area Manager Communication & Relations Jawa Bagian Tengah PT Pertamina, Andar Titi Lestari, Senin (27/11/2017).
Baca Juga: Pertamina: Elpiji Bersubsidi Hanya untuk Rumah Tangga Miskin
Dia menambahkan, saat ini elpiji melon merupakan bahan bakar termurah di Indonesia, sehingga membuat masyarakat semakin kreatif untuk memanfaatkannya. Akibatnya, permintaan gas elpiji bersubsidi itu sangat besar dari masyarakat.
“Diharapkan dukungan semua pihak baik untuk menyampaikan bahwa elpiji tiga kilogram untuk masyarakat miskin, rentan miskin, dan usaha mikro. Dukungan semua pihak baik dari BPH Migas, pemerintah, masyarakat, termasuk rekan-rekan media sangat dibutuhkan, karena rentang kendali Pertamina hanya terbatas sampai dengan pangkalan,” terangnya.
Sebelumnya diberitakan, gas elpiji ukuran tiga kilogram di Semarang, Jawa Tengah kembali langka. Bahkan ibu-ibu harus berkeliling ke warung-warung untuk mencari gas elpiji melon agar asap dapur bisa mengepul.