Beberapa asuransi hanya recovery kerugian dari musibah yang dialami secara pribadi, dan keluarga inti, misalnya sakit, dan gangguan kesehatan. “Asuransi tidak bisa backup semua, hanya untuk biaya pribadi dan keluarga inti, misalnya sakit. Tetapi kalau tetangga rumah yang terkena musibah, asuransi tidak bisa backup,” ungkap dia.
Sekadar informasi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjabarkan, data sementara kejadian bencana selama 2017 hingga 20 November 2017 terdapat 2.057 bencana. Jenis dan jumlah kejadian bencana ini, antara lain banjir sebanyak 689 kejadian, puting beliung sebanyak 618 kejadian, tanah longsor sebanyak 545 kejadian.
Belum lagi kebakaran hutan dan lahan sebanyak 96 kejadian, banjir dan tanah longsor sebanyak 63 kejadian, kekeringan sebanyak 19 kejadian, gempa bumi sebanyak 18 kejadian, gelombang pasang/abrasi sebanyak 7, dan letusan gunung api sebanyak 2 kejadian.
(Martin Bagya Kertiyasa)