Perluas Pelabuhan Kuala Tanjung, Inalum Bakal Gelontorkan Rp811 Miliar

Giri Hartomo, Jurnalis
Rabu 06 Desember 2017 18:31 WIB
Ilustrasi: Okezone
Share :

JAKARTA - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero akan melakukan pelebaran dermaga pelabuhan mereka di Kuala Tanjung, Sumatera Utara. Untuk pelebaran pelabuhan tersebut, nilai investasi yang dibutuhkan sebesar USD60 juta atau sekitar Rp811 miliar.

Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia (SDM) PT Inalum (Persero) Carry EF Mumbunan mengatakan pergerakan impor alumina dan distribusi produk almunium di pelabuhan Kuala Tanjung sudah sangat besar. Sehingga pelebaran dermaga pelabuhan harus segera dilakukan.

Apalagi, pada tahun 2017 Inalum menargetkan total kapasitas produksi mencapai 300 ribu ton aluminium per tahun. Jumlah tersebut terus melonjak setiap tahunya sekitar 500 ribu ton pada tahun 2019 dan 1 juta ton pada 2022.

"Ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kapasitas produksi aluminium dan produk hilir. Kalau misal lagi masuk, kapal gede banget dari Australia, bawa alumina. Sekali bawaan itu bisa 27 ribu ton, Impor aluminanya," ujarnya saat ditemui di Pabrik Peleburan Almunium, Kuala Tanjung, Sumatera Utara, Rabu (6/12/2017).

Baca juga: 2025, Inalum Tak Lagi Impor Alumina

Menurut Carry, perlebaran pelabuhan sendiri baru akan dimulai pada tahun 2018 mendatang. Sehingga kapal-kapal bisa segera bersandar di pelabuhan ini.

"(Perlebaran pelabuhan) dilakukan pada semester II-2018. Sehingga kapal besar seperti kapal berukuran 60 GT bisa bersandar di pelabuhan ini," jelasnya.

Baca juga: Holding BUMN Tambang, Pabrik Smelter Mempawah Ditargetkan Beroperasi 2021

Menurut Carry, nantinya perlebaran pelabuhan ini bakal dilakukan bersamaan dengan pembangunan pendukung produksi almunium lainya. Seperti, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2x350 Megawatt (MW).

"Jadi ini paralel dengan proyek PLTU, kalau Proyek sudah dapat lampu hijau. Apakah nanti PLTU di sini atau di mulut tambang," jelasnya.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya