KARAWANG - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi Karawang-Purwakarta, Jabar, menyatakan tidak ada pengurangan alokasi gas elpiji subsidi 3 kilogram, meski selama beberapa hari terakhir banyak keluhan masyarakat terkait kelangkaan elpiji bersubsidi.
"Sebenarnya tidak ada kelangkaan (elpiji bersubsidi). Karena memang tidak ada pemotongan alokasi," kata Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Karawang-Purwakarta, Dindin Nazarudin, saat dihubungi Antara, di Karawang, Kamis.
Baca juga: Elpiji 3 Kg Langka, Satgas Pangan Jabar Lakukan Penyelidikan
Menurut dia, Hiswana Migas hanya menerima alokasi elpiji bersubsidi yang telah ditentukan pemerintah. Selanjutnya dilakukan pendistribusian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam ketentuannya, alokasi gas elpiji bersubsidi untuk Kabupaten Karawang mencapai 1,7 juta tabung per bulan. Sedangkan untuk Purwakarta sebanyak 580-600 ribu tabung per bulan.