Elpiji 3 Kg Langka, Pertamina Ancam Tutup Agen yang Lakukan Penimbunan

Feby Novalius, Jurnalis
Jum'at 08 Desember 2017 15:34 WIB
Ilustrasi: Okezone
Share :

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengaku sulit mengkontrol penyaluran elpiji 3 kilogram (kg) bersubsidi karena di dalam Peraturan Presiden (Perpres) pun tidak ditegaskan kriteria Rumah Tangga (RT) seperti apa yang dianggap tidak mampu.

Oleh karena itu, ketika terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg seperti saat ini sulit untuk mengidentifikasi karena stok gas elpiji di Pertamina masih cukup. Hingga saat ini, Pertamina mengaku jika stok aman sampai dengan 19-20 hari ke depan.

Direktur Pemasaran Muchamad Iskandar mengatakan, sampai saat ini identifikasi perseroan soal kelanggan gas yang terjadi di sejumlah daerah bukan karena adanya penimbunan. Tapi memang karena adanya kekhawatiran masyarakat yang sebelumnya melihat di daerah lain sudah langka.

Baca juga: Pertamina Jual Elpiji 3 Kg Non-Subsidi Mulai Maret 2018

"Ketika di daerah dilihat langka, mereka nyerbu untuk beli hanya untuk nyetok saja. Ini akan kita siram (penuhi). Mereka terpenuhi tabung di dapur terisi semua berhenti,"tuturnya, di Gedung Heritage, Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (5/12/2017).

Sambil menunggu hasil indentifikasi dari pihak berwajib apakah benar ada penimbunan atau tidak. Pertamina memberikan himbauan kepada agen hingga pangkalan gas supaya tidak bermain curang. Pasalnya jika terbukti melakukan penimbunan gas yang menyebabkan stok langka, maka sanksi tegas sudah disiapkan.

"Sesuai dikontrak kita secara regulasi sampai paling berat di Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) atau dipecat kalau dia pelakunya agen. Kalau pangkalan sama ditutup,"tegas Iskandar.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya